Daftar Sekarang dapatkan DISCOUNT 10%!!!
May 08 2021

Mengganti Skin Care saat Puasa? Perlukah? Berikut Penjelasannya

Sumber: Carex Health Brands

Banyak hal yang dapat membuat kondisi kulit berubah. Ada beberapa factor, misalnya pergantian cuaca, siklus menstruasi, alergi atau sensitivitas terhadap kandungan tertentu. Salah satu yang mungkin kita alamai adalah perubaham kondisi kulit saat puasa.

Jangan khawatir, ini adalah hal yang wajar. Karena saat puasa rutinitas dan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi juga berubah. Jika saat tidak berpuasa kamu makan 3x sehari, saat puasa kamu hanya diperbolehkan makan dan minum saat berbuka dan sahur. Maka dari itu, kondisi kulit pun akan berubah. Yang kita bingung adalah perlu ngga ya menggant rutinitas skincare saat puasa?

Produksi Sebum Bertambah saat Puasa

Peningkatan produksi sebum saat berpuasa terjadi karena adanya perubahan siklus internal 24 jam tubuh yang memengaruhi proses serta fungsi penting atau sering disebut sebagai circadian rhythm. Circadian Rhythm adalah ritme jam biologis tubuh manusia. Orang-orang yang beraktivitas di waktu dini hari, walaupun matanya terbuka tetapi kondisi otaknya terbawa dalam situasi orang yang seharusnya tidur.

Kelenjar sebasea sebagai penghasil sebum dan minyak pada kulit mengikuti ritme sirkadian tersebut, terlebih pada jam-jam tertentu. Biasanya asupan kalori hingga waktu tidur yang berubah membuat ritme sirkadian juga ikut berubah, terlebih saat puasa sehingga menyebabkan produksi sebum bertambah.

Kulit Cenderung Semakin Kering saat Puasa

Saat puasa cairan yang masuk ke dalam tubuh kita pasti berkurang, maka dari itu akan berdampak pada perubahan kondisi kulit. Minimnya asupan air saat puasa, ditambah dengan kondisi pandemi yang membuat aktivitas kamu berkurang dapat memengaruhi kulit kamu menjadi semakin kering dan kusam.

Selain berkurangnya nutrisi saat berpuasa, juga dapat menyebabkan radikan bebas meningkat sehingga kulit menjadi pucat dan kusam. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu sebisa mungkin dengan menghindari paparan UV atau sinar matahari saat puasa. Meski begitu, kamu juga jangan terlalu lama berada di dalam ruangan dengan air conditioning (AC) yang terlalu dingin, karena akan membuat kulit semakin kering.

Perlukah Mengubah Rutinitas Skin Care saat Puasa ?

Meskipun puasa dapat menyebabkan kulit terasa lebih kering, tapi untuk kasus seperti ini tidak semua orang mengalaminya loh. Dengan begitu, perlu tidaknya perubahan pada rutinitas skin care juga harus disesuaikan dengan memperhatikan keadan kulit.

Skin care yang bisanya kamu gunakan, jika sudah cocok bisa kamu pakai meskipun sedang berpuasa. Namun untuk beberapa orang yang mungkin mengalami perubahan pada kondisi kulit, skin care nya dapat disesuaikan dengan kondisinya saat itu.

Menahan nafsu makan dan minum saat puasa bukan berarti kamu mengabaikan konsumsi air mineral yang tepat. Dalam sehari kamu tetap harus mengonsumsi air minimal 2 liter per hari, diatur agar takarannya cukup saat sahur dan berbuka. Ingat juga untuk hindari mengonsumsi makanan manis yang berlebihan saat berbuka, ya!

Nah, selain itu kamu juga perlu menggunakan tabir surya dengan takaran dua jari untuk wajah dan leher.Kamu juga enggak boleh malas untuk tetap memakai basic skin care lain, salah satunya pelembap.

 

Jadi sampai saat ini bagaimana kondisi kulitmu saat berpuasa?